Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala
Gedung musium

Tentang Musium

museum ini terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan ang bernama Museum Satria Mandala dan merupakan sebuah bersejarah. Di mana Museum ini memamerkan sejarah perjuangan TNI sejak masa awal kemerdekaan Indonesia tahun 1945 sampai sekarang. Hal yang unik dari museum ini karena Bukan cuma isi dan koleksinya saja yang bersejarah, gedung yang kini ditempati Museum Satria Mandala juga menyimpan sejarah penting bagi Indonesia. Dimana Gedung Museum Satria Mandala merupakan bekas kediaman salah satu istri dari Presiden Republik Indonesia pertama yaitu Soekarno.

Sejarah Museum Satria Mandala

Dahulu, gedung Museum Satria Mandala dikenal sebagai. Wisma Yaso merupakan bekas kediaman dari Ratna Sari Dewi Soekarno (istri mantan Presiden Soekarno) dan tempat persemayaman sementara Soekarno sebelum dimakamkan di kawasan Blitar, Jawa Timur. Pada tahun 1970-an, gedung tersebut dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan koleksi benda-benda bersejarah TNI dari masa ke masa.
Barulah pada tahun 1972, Museum Satria Mandala diresmikan oleh mantan Presiden Soeharto. Nama Satria Mandala sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “Tempat Suci untuk para Ksatria”.  Kini, Museum Satria Mandala yang berdiri di atas lahan seluas 5,6 hektar ini dianggap sebagai museum militer utama di Jakarta dan Indonesia.
Tujuan dibangunnya Museum Satria Mandala adalah untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat mengenai perjuangan bangsa Indonesia, khususnya TNI. Diharapkan, semangat juang para tentara yang ditampilkan di Museum Satria Mandala dapat memotivasi masyarakat untuk turut memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Koleksi Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala memamerkan sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia selama merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan di Indonesia. Sejarah perjuangan TNI dipamerkan dalam bentuk diorama dan koleksi benda-benda bersejarah yang pernah digunakan oleh TNI. Berbagai jenis senjata, panji-panji dan atribut TNI, diorama perang dan strategi perang, serta patung para pahlawan dapat disaksikan wisatawan di Museum Satria Mandala Jakarta.

majalaya .com
Patung Pahlawan di Museum Satria Mandala
majalaya.com
tank Patung Pahlawan di Museum Satria Mandala

Kendaraan perang besar seperti tank dan pesawat terbang juga menjadi koleksi di Museum Satria Mandala. Beberapa koleksi menarik di museum ini adalah Pesawat Cureng yang pernah diterbangkan oleh Marsekal Udara Agustinus Adi Sutjipto dan tandu yang pernah mengusung Panglima Besar Jenderal Soedirman. Tandu tersebut menjadi saksi bisu semangat juang Jenderal Soedirman yang luar biasa tinggi ketika memimpin perang gerilya melawan Belanda dalam keadaan sakit.
Replika kendaraan-kendaraan perang berupa tank, kapal, pesawat dan helikopter juga dipamerkan di halaman museum. Sebagian besar kendaraan perang TNI memiliki bentuk yang kokoh dan tangguh, namun ada pula yang berbentuk unik misalnya tank yang memiliki telinga besar dan belalai panjang mirip gajah. Museum Satria Mandala juga punya replika kapal perang Macan Tutul yang tenggelam di Laut Arafuru saat berperang melawan Belanda terkait pembebasan Irian Barat.
Museum Satria Mandala juga menampilkan diorama-diorama menyentuh yang mengisahkan perjuangan TNI ketika melawan penjajah dan pemberontak. Total, ada sekitar 75 diorama yang dipamerkan di Museum Satria Mandala. Beberapa diorama yang cukup menonjol adalah diorama Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945 dan diorama perjuangan TNI dan rakyat dalam memberantas pemberontakan separatis DI/TII di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 1960-an.

Bagian-bagian Museum Satria Mandala

Berdiri di atas lahan seluas 5,6 hektar, Museum Satria Mandala terdiri dari 3 gedung dengan gaya arsitektur khas Indonesia dan halaman-halaman berumput yang luas. Gedung utama di Museum Satria Mandala digunakan sebagai ruang pamer sejarah militer di Indonesia yang menampilkan benda-benda peninggalan Jenderal besar di Indonesia, patung-patung para pahlawan nasional, dan macam-macam senjata seperti bambu runcing, senapan, serta senjata-senjata berkekuatan dahsyat seperti granat dan meriam.
Gedung lainnya memamerkan sekitar 75 diorama perjuangan tentara Indonesia sejak sebelum masa kemerdekaan, detik-detik kemerdekaan, hingga paska kemerdekaan. Diorama yang dipamerkan di Museum Satria Mandala merupakan hasil karya para seniman dari Yogyakarta. Museum Satria Mandala juga memiliki sebuah gedung berbentuk pentagon yang memperlihatkan diorama dan artefak mengenai konflik militer antara TNI dan DI/TII di Indonesia. Sementara itu, sebagian besar kendaraan perang yang berukuran besar dipamerkan di luar gedung museum.

Fasilitas Museum Satria Mandala

Tak cuma memiliki koleksi bersejarah yang mengagumkan, Museum Satria Mandala juga dibekali dengan fasilitas cukup lengkap untuk menunjang kebutuhan wisata setiap pengunjung. Taman Bacaan Anak, kios cinderamata, kantin, taman yang hijau, dan ruang serbaguna juga tersedia di Museum Satria Mandala. Ruang serbaguna yang berkapasitas sekitar 600 orang bisa digunakan sebagai ruang pertemuan, kegiatan, dan resepsi. Begitu pula dengan taman berumput di Museum Satria Mandala yang bisa difungsikan sebagai tempat pertemuan atau resepsi dengan konsep terbuka.

Lokasi Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, yang dikenal sebagai pusat kawasan bisnis (CBD) Jakarta. Lokasi Museum Satria Mandala amat strategis di kawasan segitiga emas Jakarta yang penuh dengan gedung perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan mewah. Bioskop Hollywood XXI berada di seberang Museum Satria Mandala sementara mal populer ibukota – Plaza Semanggi – hanya berjarak beberapa ratus meter dari museum. Museum Satria Mandala juga dikelilingi oleh hotel mewah bertaraf internasional seperti The Ritz-Carlton Jakarta dan JW Marriott Hotel Jakarta.

oke sob selamat berwisata ria dalam wisata pendidikan di Museum Satria Mandala

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s