Monas atau Monumen Nasional

Monas

MAJALAYA.COM
Lokasi

Monumen Nasional atau MONAS terletak di daerah.DKI Jakarta tepatnya di Jakarta Pusat,Monumen Nasional termasuk objek wisata di DKI Jakarta. Dan Monumen Nasional termasuk pusat pengetahuan dan sejarah kemerdekaan di Indonesia.

Sejarah Monumen Nasional

Monumen Nasional yang terletak di Lapangan Monas Jakarta Pusat. Dibangun pada dekade 1920-an, Tugu peringatan Nasional dibangun di areal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R.M.Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961. Pembangunan Tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi 1945, agar terbangkitnya inspirasi dan semangat patriotisme generasi dan generasi mendatang.
Pembangunan Monumen Nasional terdiri tiga tahap. Tahap pertama kurun 1991-1964 Dimulai dengan dimulainya secara resmi pembangunan Monumen Nasional dengan Soekarno secara seremonial menancapkan pasak beton pertama, total 284 pasak beton yang digunakan sebagai pondasi pembangunan. Sebanyak 360 pasak bumi di tanamkan untuk pondasi museum sejarah nasional, keseluruhan pemasangan pondasi selesai pada bulan Maret 1962. Dinding museum didasar bangunan selesai pada bulan Oktober. Pembangun obelisk kemudian dimulai, dan selesai pada bulan Agustus 1963.
Pembangunan tahap kedua berlangsung pada kurun 1966-1968 akibat terjadinya gerakan 30 September 1965 (G.30.S/PKI) dan upaya kudeta. Tahap ini sempat tertunda. Tahap akhir berlangsung pada tahun 1969-1976 dengan menambahkan diorama pada museum sejarah, meskipun pembangunan telah selesai. Namun masalah masih saja terjadi antara lain kebocoran air yang menggenangi museum . Monumen secara resmi dibuka untuk umum dan diresmikan pada tanggal 12 Juli 1945 oleh Presiden RI Soekarno.

Manfaat Bagi Pengunjung

  • Menghayati sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, melalui sajian visual dari adegan diorama diruang Monumen Nasional.
  • Memelihara kelestarian taman Medan Merdeka dan jalur Monas yang berfungsi sebagai unsur penunjang terhadap keagungan Monas
  • Meningkatkan penanganan kebersihan dan keasrian taman Medan Merdeka sebagain paru-paru Ibu Kota Jakarta
  • Pemanfaatan taman sebagai tempat rekreasi, kegitan senam kesegaran jasmani, kesenian, kebudayaan, dan kegiatan nasional

Fasilitas monument nasional

1. Ruang Museum Sejarah Nasional

majalaya.comDi bagian dasar monument pada kedalaman 3 meter dibawahpermukaan tanah, terdapat museum sejarah nasional Indonesia. Ruang besar museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter ,dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Ruangan besar berlapis marmer ini terdapat 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama di tengah sehingga menjadi total 51 diorama. Diorama ini menampilkan sejarah Indonesia sejak masa prasejarah hingga masa orde baru. Diorama ini dimulai dari sudut timur laut bergerak searah jarum jam menelusuri perjalanan sejarah Indonesia,mulai masa prasejarah ,masa kerajaan kuno seperti sriwijaya dan majapahit di susul masa penjajahan eropa yang disusul perlawanan para pahlawan nasional prakemerdekaan melawan VOC dan pemerintah hindia belanda. Diorama berlangsung terus hingga masa pergerakan nasional Indonesia awal abad ke-20 penduduk jepang,perang kemerdekaan dan masa revormasi hingga masa order baru pada masa pemerintahan Soeharto.

2. Ruang kemerdekaan

majalaya.comDibagian cawan monumen terdapat ruang kemerdekaan berbentuk amphitheater.ruangan ini dapat dicapai melalui tangga berputar dari pintu sisi utara dan selatan.ruangan ini menyimpan symbol kenegaraan dan kemerdekaan republic Indonesia diantaranya naskah asli proklamasi kemerdekaan Indonesia yang disimpan dalam kotak kaa di dalam gerbang berlapis emas,lambing Negara Indonesia peta kepulauan Negara kesatuan republic Indonesia berlapis emas dan bendera merah putih dan dinding yang bertulis naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Didalam ruang kemerdekaan monument nasional ini di gunakaan sebagai ruang tenang untuk mengheningkan cipta dan bermeditasi mengenang hakikat kemerdekaan dan perjuangan bangsa Indonesia.naskah asli proklamasi kemerdekaan Indonesia disimpan dalam kotak kaca dalam pintu gerbang berlapis emas. Pintu mekanis ini terbuat dari perunggu seberat 4 ton berlapis emas dihiasi ukiran bunga wijaya kusuma yang melambangkan kesucian.pintu ini terletak pada dinding sisi barat tepat di tengah ruangan dan berlapis marmer hitam.pintu ini dikenal dengan nama gerbang kemerdekaan yang secara mekanis akan membuka seraya memperdengarkan lagu”padamu negeri” diikuti kemudian oleh rekaman suara soekarno tengah membacakan naskah proklamasi pada tanggal 17 agustus 1945.pada sisi selatan terdapat patung garuda pancasila ,lambang Negara Indonesia terbuat dari perunggu seberat 3,5 ton dan berlapis emas.pada sisi timur terdapat tulisan naskah proklamasi berhuruf perunggu,seharusnya sisi ini menampilkan bendera yang paling suci dan dikibarkan pada tanggal 17 agustus 1945.akan tetapi karena kondisinya sudah semakin tua dan rapuh,bendera suci ini tidak dipamerkan.sisi utara dinding marmer hitam ini menampilkan kepulauan nusantara berlapis emas.melambangkan lokasi Negara kesatuan republic Indonesia.semua itu sangat indah.

3. Pelataran puncak dan api kemerdekaan

majalaya.comPelataran setinggi 115 meter tempat pengunjung dapat menikmati panorama Jakarta dari ketinggian sebuah elevator (lift) pada pintu sisi selatan akan membawa pengunjung menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah.lift ini berkapasitas 11 orang sekali angkut pelataran puncak ini dapat menampung sekitar 50 orang,serta terdapat teropong untuk melihat panorama Jakarta lebih dekat.pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi.dari pelataran puncak tugu monas,pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta.bila kondisi cuaca cerah tanpa asap kabut,diarah selatan terlihat dari kejauhan gunung salak di wilayah kabupaten bogor,jawa barat,arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil.dipuncak monument nasional terdapat cawang yang menompang nyala LAMPU perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kilogram. Lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan.lidah api ini sebagai symbol semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan.Awalnya nyala api perunggu ini di lapisilembaran emas seberar 35 kilogram,akan untuk menyambut Indonesia pada taun 1995, lembaran emas ini dilapisi ulang sehingga mencapai berat 50 kilogram lembaran emas. Puncak tugu berupa”api nan tak kunjung padam “yang bermakna agar bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam berjuang dan tidak pernah surut atau padam sepanjang masa. Pelatran cawan memberikan pemandangan bagi para pengunjung dari ketinggian 17 meter permukaan tanah. Pelataran cawan dapat dicapai melalui elevator ketika turun dari pelataran puncak, atau melalui tangga mencapai dasar cawan. Tinggi pelataran cawan dari dasar 17 meter sedangkan rentang tinggi antara ruang museum sejarah kedasar cawan adalah 8 m ( 3 m dibawah tanah ditambah 5 m tangga menuju dasar cawan). Luas pelataran cawan yang berbentuk bujur sangkar, berukuran 45 x 45 m, semuanya merupakan pelestarian angka keramat proklamasi kemerdekaan RI (17-08-1945). Sebanyak 28 kg dari 38 kg emas pada obor monas tersebut merupakan sumbangan dari Teuku Markam, seorang pengusaha Aceh yang pernah menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

4. Taman Monas

majalaya.com
Di taman ini Anda dapat bermain bersama kawanan Rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor untuk meramaikan taman ini. Selain itu Anda juga dapat berolahraga di taman ini bersama teman atau pun keluarga. Taman Monas atau Monumen Nasional juga dilengkapi dengan kolam air mancur menari, ini sangat menarik untuk ditonton. Pada malam hari air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah
sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukan laser berwarna – warni pada air mancur ini. Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan, selain berolah raga d itaman monas Andapun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. Di taman ini disediakan batu-batu yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang dapat digunakan siapa pun. Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini, Anda dapat menggunakan kereta wisata. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s